BP Batam Terima Kunjungan Bupati Sujiwo, Gali Referensi Terkait Peningkatan Layanan Air Bersih

2
Oplus_16908288

Batam, desaintoday.com – Bupati Kubu Raya Sujiwo melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau, Rabu (6/5/2026). Bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Bupati Sujiwo berupaya menggali referensi terkait pengelolaan layanan air bersih. Kunjungan kaji terap di Batam difokuskan pada peningkatan kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Raya Kubu Raya.

“Kami ingin memberikan pelayanan air minum dan air bersih yang terbaik untuk rakyat. Sebelum skema B2B operasional khususnya di Kecamatan Sungai Kakap bersama PT Rafa, kita harus memperbanyak referensi,” kata Sujiwo.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya diterima langsung Direktur Badan Usaha Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) BP Batam. Dalam pertemuan itu, rombongan mendapatkan sejumlah masukan konstruktif untuk diterapkan di Perumdam Tirta Raya. Merespons hal itu, Sujiwo meminta Direktur Perumdam dan para kepala perangkat daerah terkait untuk terus menggali referensi dan memperkuat pendampingan.

“Kolaborasi lintas perangkat daerah ini sangat penting untuk membangkitkan dan meningkatkan kinerja Perumdam,” sebutnya.

Pada kesempatan itu Sujiwo memberikan tanggapan atas keluhan warga Kecamatan Sungai Raya mengenai aliran air yang kecil dan keruh. Ia memastikan kondisi akan membaik setelah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Arang Limbung selesai dibangun.

“Saya pastikan nanti airnya tidak akan keruh lagi dan alirannya lebih lancar sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.

Mengenai pelayanan air bersih di Kecamatan Sungai Kakap, Sujiwo mengungkapkan hasil kerja sama dengan PT Rafa Karya Indonesia yang diteken pada September 2025 ditargetkan mulai beroperasi paling lambat Juli 2027. Adapun layanan di kecamatan-kecamatan lainnya, Sujiwo menerangkan IPA Kapur direncanakan melayani wilayah Kecamatan Sungai Ambawang dan Kecamatan Kuala Mandor B. Sementara IPA Sungai Raya mencakup Kecamatan Rasau Jaya. Untuk wilayah pesisir seperti Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Terentang, Kecamatan Kubu, dan Kecamatan Teluk Pakedai, pemerintah kabupaten masih mencari skema terbaik.

Baca juga :  Progres Pergeseran Rempang Eco-City, 80 Kepala Keluarga Telah Tempati Rumah Baru di Tanjung Banon

Sujiwo mengakui banyaknya keluhan warga soal infrastruktur dan air bersih yang masuk baik melalui pesan langsung maupun kanal pengaduan pemerintah daerah.

“Saya sangat paham kondisi infrastruktur. Saya mohon kesabaran masyarakat,” pintanya.

Sujiwo berjanji usai kunjungan kerja di Batam, dirinya akan meninjau langsung beberapa titik yang dikeluhkan warga.

“Mohon doanya. Beri kami kesempatan untuk bekerja semaksimal mungkin,” tutupnya. (*)