BP Batam Ajak Warga Peduli dengan Fasilitas Publik

5
Oplus_16908288

Batam, desaintoday.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset dan fasilitas publik, khususnya kawasan Jembatan Barelang yang menjadi ikon Kota Batam sekaligus infrastruktur strategis di Kepulauan Riau.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kembali beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan aksi pemotongan kabel lampu sorot di kawasan Jembatan Barelang. BP Batam menegaskan peristiwa tersebut bukan kejadian baru, melainkan terjadi pada 28 April 2026 dan telah ditangani oleh aparat berwenang.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan petugas bersama Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan BP Batam langsung turun ke lokasi setelah kejadian.

Dua orang yang diduga terlibat, masing-masing berinisial T.S. dan S.H., berhasil diamankan dan kemudian diserahkan kepada Polsek Sagulung untuk menjalani proses hukum.

“BP Batam mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki kepedulian dalam menjaga aset negara. Fasilitas publik yang dibangun merupakan milik bersama dan keberadaannya harus kita rawat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Ariastuty.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, kabel yang dirusak merupakan kabel instalasi lampu sorot milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang membentang menuju bagian atas Jembatan Barelang.

BP Batam menjelaskan kabel tersebut hanya dipotong dan tidak dibawa kabur. Diduga pelaku mengira kabel tersebut berisi tembaga yang memiliki nilai jual, padahal material di dalamnya bukan tembaga.

Meski kabel tersebut merupakan aset Kementerian PU, BP Batam memastikan tetap memperkuat pengamanan kawasan melalui Direktorat Pengamanan Aset dan Kawasan.

Langkah yang dilakukan antara lain meningkatkan patroli rutin serta memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mencegah aksi vandalisme terhadap fasilitas publik.

Selain itu, BP Batam telah menyampaikan laporan resmi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) atau Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum.

Baca juga :  Terus Bertambah, 64 KK Menempati Hunian Sementara

BP Batam juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga fasilitas umum dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak aset negara.

Menurut Ariastuty, kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan serta kenyamanan kawasan Jembatan Barelang.

“Jembatan Barelang bukan hanya infrastruktur penghubung, tetapi juga simbol kemajuan Batam dan destinasi yang menjadi kebanggaan kita bersama. Karena itu, mari kita jaga dan lindungi aset ini demi kepentingan masyarakat serta generasi yang akan datang,” tutup Ariastuty.(*)