ASN Batam Boleh Telat Demi Antar Anak Sekolah, Pekerja Swasta Bergantung Kebijakan Perusahaan 

2
Oplus_16908288

Batam, desaintoday.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batam dipastikan mendapat dispensasi datang terlambat pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027. Kelonggaran itu diberikan agar para ayah dapat mengantar anak ke sekolah sebagai bagian dari gerakan penguatan peran keluarga yang diinisiasi pemerintah.

‎Namun, kebijakan tersebut belum berlaku bagi pekerja sektor swasta. Pemerintah Kota Batam hanya mengimbau perusahaan memberikan dukungan serupa, sementara keputusan memberikan dispensasi diserahkan kepada masing-masing manajemen.

‎Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan dispensasi resmi hanya berlaku bagi ASN di lingkungan Pemko Batam.

‎”Khusus untuk pegawai Pemko Batam diberikan dispensasi. Imbauan resmi sudah didistribusikan ke seluruh OPD Pemko Batam. BKPSDM juga sudah menyampaikan kepada seluruh pegawai,” kata Rudi kepada Batam Pos, Jumat (17/7).

Sementara bagi perusahaan swasta, pemerintah tidak mengeluarkan aturan yang bersifat mengikat. “Untuk swasta tentu sifatnya imbauan agar dapat didukung. Teknisnya silakan diatur sendiri oleh masing-masing perusahaan,” ujarnya.

‎Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas Imbauan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/257/M.KT.02/2026 tertanggal 10 Juli 2026 tentang dukungan penguatan ketahanan keluarga bagi ASN.

‎Melalui surat yang ditandatangani Wali Kota Batam, seluruh kepala perangkat daerah diminta memberikan kesempatan kepada ASN yang memiliki anak di jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA untuk mengantar anak pada hari pertama sekolah.

‎Pimpinan perangkat daerah juga diminta memberikan fleksibilitas waktu kerja kepada pegawai. Meski demikian, pelaksanaan dispensasi harus tetap menjaga kelancaran roda pemerintahan, kualitas pelayanan publik, serta pencapaian target kinerja organisasi.

‎Dalam surat tersebut, setiap kepala OPD diminta mengatur pembagian tugas dan kehadiran pegawai agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu meskipun sebagian ASN datang lebih lambat.

Baca juga :  Walikota Batam Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan Terkait Perlindungan Pekerja

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan hari pertama sekolah merupakan momen penting bagi setiap anak. Karena itu, ia mengajak para ayah di Batam meluangkan waktu mengantar putra-putrinya ke sekolah pada Senin (20/7).

‎”Kehadiran seorang ayah bukan sekadar mengantar ke sekolah, tetapi juga bentuk kasih sayang, dukungan, dan semangat bagi anak dalam memulai perjalanan belajar. Mari sukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah demi menciptakan generasi Batam yang unggul dan berkarakter,” kata Amsakar.


‎Meski demikian, implementasi kebijakan ini diperkirakan tidak akan berjalan seragam. ASN mendapat kepastian dispensasi melalui surat resmi pemerintah, sedangkan pekerja swasta, yang jumlahnya jauh lebih besar di Kota Batam masih harus bergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan.

‎Dengan struktur ekonomi Batam yang didominasi sektor industri dan manufaktur, keberhasilan gerakan tersebut pada akhirnya akan ditentukan oleh sejauh mana perusahaan bersedia memberi ruang bagi para pekerja untuk mendampingi anak mereka di hari pertama sekolah, tanpa harus dibayangi sanksi keterlambatan masuk kerja.(*)