BP Batam Gandeng Organisasi Lansia Awasi Program Insentif

3
Oplus_16908288

Batam, desaintoday.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam membuka peluang kerja sama dengan Badan Perlindungan (BP) Lansia Indonesia Wilayah Batam untuk memperkuat program pemberdayaan warga lanjut usia.

Tidak hanya mendukung pembentukan organisasi tersebut, BP Batam juga mendorong keterlibatan para lansia dalam mengawasi penyaluran insentif pemerintah hingga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, dengan jajaran pengurus BP Lansia Indonesia Wilayah Batam di Kantor BP Batam, Rabu (1/7).

‎Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas rencana pelantikan kepengurusan BP Lansia Indonesia Wilayah Batam yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026 sekaligus menjajaki berbagai bentuk kolaborasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia di Batam.

‎Ariastuty mengatakan, kehadiran organisasi lansia menjadi mitra penting pemerintah dalam menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga lanjut usia.

‎Menurut dia, perhatian terhadap kesejahteraan lansia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

‎”BP Batam mendukung penuh kehadiran organisasi ini. Kami berharap BP Lansia dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat sehingga para lansia tetap sehat, aktif, produktif, dan sejahtera,” kata Ariastuty.

‎Ia menjelaskan, salah satu bentuk kolaborasi yang sedang disiapkan adalah melibatkan organisasi lansia dalam memberikan masukan sekaligus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program bantuan sosial berupa insentif lansia yang telah dijalankan Pemerintah Kota Batam.

‎Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran dan dapat menjangkau warga lanjut usia yang membutuhkan.

‎Selain itu, BP Batam juga membuka peluang keterlibatan para lansia dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari senam sehat, pembentukan reporter lansia, hingga program duta lansia sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat lanjut usia di ruang publik.

‎Menurut Ariastuty, berbagai program tersebut diharapkan mampu mengubah paradigma bahwa lansia bukan sekadar kelompok penerima bantuan, melainkan tetap dapat berkontribusi melalui pengalaman, pengetahuan, dan aktivitas sosial.

Baca juga :  BP Batam Kawal Investasi Rp88 Triliun AI Data Centre untuk Transformasi Digital Batam

‎Ia menilai perhatian terhadap kelompok lansia juga sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat.

‎Salah satu kebijakan yang telah dijalankan Pemerintah Kota Batam ialah pemberian insentif bagi warga lanjut usia sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan mereka.

‎”Program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada bantuan sosial, tetapi juga mendorong para lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan memiliki ruang untuk berkarya,” ujarnya.

‎Sementara itu, Sekretaris BP Lansia Indonesia Wilayah Batam, Marojahan Manuntun Napitupulu, menyambut baik dukungan yang diberikan BP Batam.

‎Ia mengatakan organisasi yang dipimpinnya dibentuk sebagai wadah bagi masyarakat berusia 60 tahun ke atas agar tetap memiliki ruang beraktivitas, bersosialisasi, serta berkontribusi bagi lingkungan.

‎Menurut Johan, kolaborasi dengan pemerintah menjadi langkah penting untuk menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan lansia.

‎”Kami berharap sinergi ini terus diperkuat sehingga semakin banyak program yang dapat meningkatkan kualitas hidup para lansia di Batam. Sesuai slogan kami, lansia harus sehat, cerdas, berguna, dan bahagia,” katanya.

‎BP Lansia Indonesia Wilayah Batam sendiri beranggotakan masyarakat lanjut usia dari berbagai latar belakang. Organisasi tersebut berfokus pada kegiatan sosial, pemberdayaan, edukasi kesehatan, hingga pendampingan bagi lansia agar tetap produktif dan berperan aktif di tengah masyarakat.(*)