Kepala Disdukcapil Batam, Sri Miranthy Adisthy, saat melakukan sosialisasi di acara reses salah satu anggota DPRD Kota Batam.
Batam, Desaintoday.com – Bayangkan, pergi ke mana-mana tanpa perlu repot membawa dompet tebal berisi KTP. Itulah yang ingin diwujudkan bagi warga Batam. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam kini mendorong masyarakat untuk beralih ke Identitas Kependudukan Digital (IKD). KTP fisik lama akan digantikan dengan KTP digital di dalam ponsel pintar. Kepala Disdukcapil Batam, Sri Miranthy Adisthy, menyebut langkah ini sebagai bentuk “naik kelas” dalam urusan administrasi.
“Dulu kita punya e-KTP, sekarang kita naik kelas ke IKD. Ini penting untuk menjaga kerahasiaan data kependudukan warga,” ujarnya, Kamis, 27 November 2025. Menurut Sri, keunggulan utama IKD adalah kepraktisannya. Warga tak perlu lagi khawatir jika lupa atau tertinggal KTP. Cukup tunjukkan IKD di ponsel, urusan layanan publik pun bisa lebih cepat.
Namun, untuk mewujudkannya sepenuhnya, pihaknya masih menunggu aturan teknis final dari Kementerian Dalam Negeri dan pembahasan di tingkat daerah. Sayangnya, antusiasme warga Batam untuk mengaktifkan IKD masih sangat rendah. Sri mengungkapkan fakta yang mengejutkan. “Angka pastinya masih didata, tapi persentasenya baru sekitar 5 sampai 7 persen,” jelasnya.
Angka satu digit itu memacu Disdukcapil untuk bekerja lebih gencar. Sri mengajak semua warga Batam untuk tidak ragu beralih ke teknologi. “Kami imbau warga Batam, ayo kita mulai. Sekarang sudah era digital, datanya lebih aman, dan lebih mudah. Mari dukung bersama,” ajaknya.
Sebagai pejabat baru, Sri juga membawa semangat pelayanan cepat sesuai arahan pimpinan daerah. Ia berkomitmen memberikan layanan yang responsif, baik untuk IKD maupun dokumen kependudukan lainnya. “Pesan dari Pak Wali, kerja harus ‘sat-set’, langsung cepat. Mari dukung program ini untuk Batam yang melayani dengan cepat,” tutupnya.
















