Batam, Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menggandeng dunia usaha untuk mempercepat pembangunan fasilitas publik. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Wasco Engineering Indonesia bersama sejumlah perusahaan mitra merevitalisasi Lapangan Olahraga Dataran Engku Putri, Batam Centre.
Revitalisasi fasilitas olahraga tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melalui penandatanganan prasasti dan pemotongan pita di Lapangan Basket Dataran Engku Putri, Kamis (25/6).
Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, jajaran manajemen PT Wasco Engineering Indonesia, serta perwakilan perusahaan mitra, yakni PT Schneider Electric France, PT Jotun Indonesia, PT Eka Vita, dan PT Batam Cyclet.
Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi kontribusi perusahaan yang memanfaatkan program CSR untuk meningkatkan kualitas fasilitas publik di Batam. Menurutnya, pembangunan kota tidak dapat sepenuhnya mengandalkan anggaran pemerintah sehingga kolaborasi dengan dunia usaha menjadi kebutuhan.
“APBD Pemko Batam sekitar Rp4,5 triliun, sedangkan PNBP BP Batam kurang lebih Rp2,4 triliun. Dengan kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, dukungan CSR dari perusahaan menjadi sangat penting untuk mempercepat pembangunan,” ujar Amsakar.
Ia berharap semakin banyak perusahaan yang menyalurkan program CSR secara tepat sasaran sehingga mampu membantu penyediaan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Sebagai kota industri yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, Batam, kata Amsakar, harus memiliki wajah kota yang representatif agar mampu menarik investasi maupun kunjungan wisatawan.
“Ketika investor maupun wisatawan datang ke Batam, mereka harus melihat kota yang tertata, maju, dan siap bersaing. Karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh perusahaan yang telah berkontribusi melalui program CSR,” katanya.
Amsakar juga menegaskan komitmen Pemko Batam bersama BP Batam dalam menjaga iklim investasi tetap kondusif. Menurutnya, keberadaan perusahaan-perusahaan di Batam berperan besar terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, hingga penurunan angka pengangguran.
Ia memaparkan sejumlah indikator ekonomi Batam menunjukkan tren positif. Nilai investasi meningkat hingga 125 persen dalam setahun terakhir, pertumbuhan ekonomi mencapai 6,78 persen atau berada di atas rata-rata nasional, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 83,3 menjadi 83,8 dan menempatkan Batam sebagai kota dengan IPM tertinggi kelima di Sumatra.
“Seluruh capaian tersebut lahir dari kolaborasi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha. Pemerintah menjaga iklim investasi, sedangkan dunia usaha turut mendukung pembangunan melalui CSR,” ujarnya.
Revitalisasi Lapangan Basket Dataran Engku Putri juga dinilai tepat waktu karena kawasan tersebut akan menjadi venue kompetisi bola basket internasional antar-generasi muda pada akhir Juli 2026. Turnamen tersebut direncanakan diikuti peserta dari 37 negara.
Menurut Amsakar, peningkatan kualitas fasilitas olahraga menjadi modal penting untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan ajang internasional sekaligus memperkuat citra Batam sebagai kota tujuan investasi dan sport tourism.
“Kami berharap semakin banyak perusahaan yang ikut berkontribusi membangun Batam melalui program CSR sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya.(*)
















