Ariastuty Bantah Tuduhan Bohong Soal Proyek Dermaga Batu Ampar, Ini Penjelasannya

106
Oplus_16908288

Batam, Desaintoday.com – Deputi VI Badan Pengusahaan (BP) Batam Ariastuty, angkat bicara menanggapi tudingan yang menyebutnya membohongi publik terkait proyek Revitalisasi Dermaga Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau senilai Rp75 miliar. 

Tudingan ini merujuk pada masa ia menjabat sebagai Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam.

Dengan tegas, Ariastuty membantahnya. Ia menjelaskan bahwa seluruh informasi yang disampaikannya kala itu selalu berdasarkan data resmi dari pejabat terkait.

“Saat kasus pelabuhan itu, posisi saya sebagai Kabiro Humas yang bertugas sebagai juru bicara. Tugas saya adalah menyampaikan fakta dan data yang diberikan oleh pejabat yang berwenang,” jelas Ariastuty kepada awak media, Jumat, 10 Oktober 2025 siang.

Ia melanjutkan, data yang disebarluaskan oleh Humas BP Batam bukanlah hasil karangan. Semua telah melalui proses koordinasi dan verifikasi dengan pejabat pelaksana teknis di lapangan.

Proyek revitalisasi ini, menurutnya, telah dilengkapi dengan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Batam Nomor 09-P.A/KOMDAL/BTM/XII/2012.

Tak hanya itu, Ariastuty juga menegaskan bahwa proyek tersebut telah memiliki izin Konfirmasi Kesesuaian Ruang Laut (KKRL) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, serta Persetujuan Kegiatan Kerja Keruk dan Reklamasi.

“Saya menegaskan, pekerjaan itu sudah sesuai dengan dokumen yang ada saat saya menjabat. Jadi, pernyataan saya kala itu semata-mata dalam konteks kelengkapan perizinan,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang dugaan penggelapan dana atau korupsi yang menyeret sejumlah oknum dalam proyek yang sama, Ariastuty mengaku tidak mengetahuinya.

“Saya justru baru tahu soal dugaan penggelapan itu setelah perkembangan terakhir dan setelah kepolisian menetapkan tersangka. Karena ini sudah ranah hukum, kita harus menghormati prosesnya dan mempercayakan penyelesaiannya kepada kepolisian,” katanya.

Baca juga :  Li Claudia Hadiri Peresmian Fasilitas Perakitan Laptop Pertama di Indonesia

Ia kembali menampik keras tudingan bahwa dirinya menyebarkan informasi bohong atau hoaks. Menurut Ariastuty, setiap pernyataan yang ia sampaikan kepada masyarakat selalu mengikuti prosedur dan bersumber dari data yang sah.

“Saya tegaskan sekali lagi, selama menjabat sebagai Kabiro Humas, semua informasi yang saya sampaikan adalah informasi yang benar dan berdasar. Bukan informasi bohong seperti yang ditudingkan di media sosial,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Ariastuty menyampaikan komitmen BP Batam untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan transparan kepada masyarakat Batam.

“Kami, seluruh pejabat BP Batam, selalu bekerja dengan kinerja terbaik untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat Batam,” pungkasnya.(r/rml008)