Kota Batam Raih Penghargaan Pembangunan Ekonomi Daerah

2
Oplus_16908288

Batam, desaintoday.com – Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Kota Batam mendapat pengakuan di tingkat nasional. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima penghargaan kategori Pembangunan Ekonomi Daerah dalam ajang Pemimpin Daerah Awards 2026 di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, di Jakarta Concert Hall (JCH), Gedung iNews Tower, Jakarta.

Bagi Amsakar, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah. Capaian itu justru menjadi pengingat agar pembangunan Batam terus dilanjutkan dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan terima kasih. Kami yakin apresiasi yang kami dapat ini menjadi motivasi bagi Pemko Batam untuk lebih optimal lagi,” ujar Amsakar.

Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama. Penghargaan itu didedikasikan kepada masyarakat Batam, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, DPRD Kota Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh jajaran pemerintah daerah.

Menurut Amsakar, pembangunan kota tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan Batam.

“Penghargaan ini sangat luar biasa untuk memacu kinerja kami pemerintah daerah,” katanya.

Amsakar menyebut penghargaan tersebut diraih di tengah sejumlah indikator ekonomi Batam yang menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, ekonomi Batam tumbuh 6,76 persen dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai sekitar Rp253,64 triliun.

Industri pengolahan masih menjadi tulang punggung ekonomi Batam dengan kontribusi sekitar 57 persen. Di sisi lain, aktivitas investasi juga terus bergerak.

Berdasarkan pendekatan bottom-up BP Batam, realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp69,3 triliun. Hingga semester pertama 2026, nilai investasi yang masuk tercatat Rp38,97 triliun.

Baca juga :  Ketua DPC IWAPI Kota Batam Rina Safitri, Resmi Dilantik Walikota Batam

Pertumbuhan ekonomi tersebut juga diikuti perbaikan sejumlah indikator sosial. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam pada 2025 mencapai 83,80. Sementara tingkat kemiskinan turun menjadi 3,81 persen.

Amsakar mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari proses panjang membangun Batam. Sejak sekitar satu tahun enam bulan menerima amanah bersama Li Claudia Chandra, berbagai program terus diarahkan untuk memperkuat perekonomian sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Karena itu, ia meminta semangat kolaborasi yang selama ini dibangun tidak berhenti pada pencapaian penghargaan. Kebersamaan tersebut harus menjadi kekuatan menghadapi tantangan pembangunan berikutnya.

“Narasi kebersamaan ini harus menjadi modal baru bagi Kota Batam untuk bergerak lebih cepat lagi,” tegasnya.

Ia berharap penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 menjadi pemacu bagi Pemko Batam untuk meningkatkan kinerja dan memastikan kebijakan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Bagi Batam, penghargaan tersebut bukan garis akhir. Capaian ekonomi, investasi, dan pembangunan manusia menjadi modal untuk menjaga pertumbuhan sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(*)