Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Ungkap Kunci Bungkam Argentina

6
Oplus_16908288

New York, desaintoday.com – Tim nasional Spanyol mengukuhkan diri sebagai kekuatan utama sepak bola global setelah memastikan diri keluar sebagai Spanyol Juara Piala Dunia 2026.

Kepastian gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah La Furia Roja ini diraih usai membekuk Argentina dengan skor tipis 1-0 lewat babak perpanjangan waktu pada partai final di Stadion New York New Jersey, East Rutherford, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal penentu kemenangan Spanyol dicetak oleh penyerang Ferran Torres pada menit ke-106. Hasil ini mengulangi pencapaian bersejarah Spanyol saat pertama kali merengkuh trofi Piala Dunia pada edisi 2010 silam.

Kekompakan Tim Jadi Kunci Kemenangan

Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menegaskan bahwa keberhasilan timnya menundukkan Argentina yang diperkuat Lionel Messi bukan semata-mata mengandalkan kualitas individu, melainkan soliditas seluruh anggota tim.

“Kami adalah tim yang paling kompak. Itu terjadi karena kami memiliki pemain-pemain yang saling mendukung dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan,” ujar De la Fuente usai pertandingan.

De la Fuente menambahkan, filosofi bermain sebagai satu kesatuan menjadi fondasi utama kesuksesan anak asuhnya. Menurutnya, regenerasi pemain Spanyol tetap setia pada identitas permainan yang dibangun dalam beberapa tahun terakhir hingga berhasil mengawinkan gelar Euro 2024 dan Piala Dunia 2026.

Kesuksesan ini sekaligus memperpanjang rekor impresif Spanyol di bawah asuhan De la Fuente dengan catatan 38 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di semua kompetisi. Sepanjang turnamen Piala Dunia 2026, lini pertahanan Spanyol tampil sangat kokoh dan hanya kebobolan satu gol.

Jalannya laga final berlangsung alot selama 90 menit waktu normal. Kebuntuan bagi Argentina mulai terjadi di penghujung babak kedua setelah gelandang Enzo Fernandez diusir keluar lapangan akibat menerima kartu kuning kedua.

Baca juga :  CEO Hopeland Camp mengikuti Konferensi ICOSTELM 2025: Membawa Keberlanjutan ke Garis Depan

Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada masa extra time, Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-106 melalui penyelesaian akhir Ferran Torres.

Penyerang asal klub Barcelona tersebut mempersembahkan gol bersejarahnya untuk seluruh masyarakat Spanyol “Saya rasa gol ini milik 47 juta rakyat Spanyol, bukan milik saya ataupun 26 pemain di tim ini. Saya percaya memang sudah menjadi takdir kami untuk menjadi juara,” kata Torres.

Torres juga mengakui bahwa menghadapi tim sekelas Argentina dengan keberadaan Lionel Messi menghadirkan tekanan emosional tersendiri di lapangan. Namun, kepercayaan pada karakter dan gaya permainan tim membuat Spanyol mampu mengatasi situasi tersebut hingga peluit panjang berbunyi.

Mengenai masa depannya bersama tim nasional menjelang Piala Dunia 2030, De la Fuente enggan terburu-buru mengambil keputusan. Ia memilih fokus merayakan pencapaian bersejarah yang baru saja diraih skuadnya.