Desaintoday.com, Batam || Ketua DPRD Kota Batam dan Ketua DPC PDI Perjuangan Batam Nuryanto mengungkapkan pandangannya tentang hubungan antara demokrasi dan ekonomi dalam membangun Batam.
Hal ini ia sampaikan dalam acara ngobrol santai bersama Tribun Batam di Cafe Jajan by Denis Tirta, Ruko Anggrek Mas Center Blok B No 1, Batam City, Jumat (15/12/2023)
Dalam acara tersebut, Nuryanto yang akrab disapa Cak Nur, membahas berbagai topik, di antaranya politik dan ekonomi.
Menurut Cak Nur, ekonomi sekarang ini sudah berdaulat.
Artinya, penguasaan ekonomi tidak lagi tergantung pada segelintir, melainkan mengarah pada rakyat sesuai prinsip demokrasi ekonomoi.
“Namanya demokrasi, kedaulatan ada di tangan rakyat. Siapa yang memegang kendali ekonomi?” tanya Cak Nur.
Cak Nur menilai, potensi untuk membangun ekonomi di Batam cukup besar. Salah satunya adalah potensi laut.
“Kita ini kan masih membelakangi laut. Padahal, laut itu sumber kekayaan yang luar biasa,” ujar Cak Nur.
Cak Nur juga menyoroti pentingnya peningkatan pertahanan pangan. Ia mengkritik kegagalan program food estate yang seharusnya dapat meningkatkan kemandirian pangan.
“Musuh kita adalah kemiskinan. Bagaimana cara agar mengurangi kemiskinan? Ya bagaimana kita meningkatkan ekonomi,” tutur Cak Nur.
Namun, Cak Nur juga menekankan, untuk membangun ekonomi, harus ada demokrasi yang sehat. Ia mengatakan, keberpihakan negara terhadap penguasaan ekonomi harus adil dan merata.
“Yang namanya demokrasi, kedaulatan ada di tangan rakyat, jangan hanya dipegang oleh segelintir orang saja. Kalau ekonomi, satu untuk semua,” tegas Cak Nur.
Selain itu, Cak Nur juga mengapresiasi peran UMKM dalam menggerakkan roda ekonomi.
Ia berharap, anggaran untuk pengembangan UMKM dapat ditingkatkan. “UKM itu adalah tulang punggung ekonomi. Mereka harus didukung dan diberdayakan,” pungkas Cak Nur.
















