Ketua Umum SRK Ahmad Rossano Minta Kejati Usut Kominfo Kepri Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana Rp 12 M

104

Perlu dana besar, Tidak mungkin menggunakan dana pribadi atau sponsor, maka indikasi dinas-dinas tertentu memanipulasi anggaran sangat mungkin terjadi.

Desaintoday.com, Batam || Sementara itu, Kadis Kominfo Provinsi Kepulauan Riau membantah akan dugaan tersebut.” Untuk persoalan media fiktif ini, saya dapat jelaskan bahwa semua media di Kepri tidak ada yang fiktif, semua media di Kepri terdapat badan hukum, hanya saja media di Kepri ini ada terverifikasi dewan pers dan ada juga yang belum terverifikasi dewan pers, jadi untuk media fiktif itu tidak ada“ ucap Hasan selaku Kepala dinas Kominfo provinsi kepulauan Riau. Selasa, (01/11/2022).

Hasan juga menambahkan,”Saya membantah juga atas dugaan pembiayaan kepada media yang tidak terverifikasi ini, saya dapat pastikan dan pertanggung jawabkan, bahwa pembiayaan publikasi yang dialirkan dari dinas Kominfo Provinsi Kepulauan Riau hanya untuk media elektronik, cetak, dan online yang telah terverifikasi dewan pers.

Dan saya dapat jelaskan, bahwa pembiayaan publikasi yang kita alirkan saat ini ialah kepada 189 media online, 14 media elektronik, dan 28 media cetak, totalnya 231 media yang sudah berkerja sama dengan dinas Kominfo Kepri “Tegas Kadis Kominfo Kepri itu sebagaimana dilansir media online.

Kadis Kominfo Provinsi Kepri ini juga membantah atas dugaan mengalirkan dana kepada beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Saya dapat pastikan isu ini tidak benar, jika memang benar kenapa media yang mengabarkan isu itu tidak mengkonfirmasi kepada saya terakit dana tersebut, artinya berita media tersebut juga tidak berimbang “ ucap Hasan kepada awak media.

Sampai berita ini di tayangkan, awak media belum dapat melakukan konfirmasi langsung melalui WA kepada Kadis Kominfo Provinsi Kepri terkait hal tersebut (Tim).

Baca juga :   BP Batam Bangun Tower Air Hingga Pasang IPA Baru di Seiharapan