Dirut PLN Batam Bertemu Menteri ESDM, Bahas Efisiensi Energi dan Optimalisasi Pasokan Gas untuk Batam

134
Oplus_16908288

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, kembali menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, dalam pertemuan resmi yang berlangsung di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/11/2025). (Foto: istimewa)

Batam, Desaintoday.com – Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, kembali menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, dalam pertemuan resmi yang berlangsung di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/11/2025).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi intensif pada Mei 2025 terkait penguatan keekonomian energi dan optimalisasi pasokan gas untuk pembangkit listrik di Kota Batam. Kehadiran delegasi PLN Batam dipimpin langsung oleh Kwin Fo, didampingi Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha Raditya Surya Danu, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan Human Capital M. Romy Andry, Sekretaris Perusahaan Samsul Bahri, serta Manager Perencanaan Juanda F. Lumbantobing.

Dalam kesempatan itu, Kwin Fo menegaskan kembali urgensi yang kini dihadapi PLN Batam dalam memperoleh struktur biaya energi yang lebih efisien. Menurutnya, efisiensi tersebut merupakan kunci untuk menjaga stabilitas tarif dan keandalan pasokan listrik di Batam. “Pembangkit kami masih bertumpu pada pasokan gas dengan porsi sekitar 85 persen.

Tanpa adanya subsidi maupun kompensasi dari pemerintah, efisiensi biaya energi menjadi faktor krusial untuk menjaga keberlanjutan usaha dan keandalan sistem kelistrikan,” jelas Kwin Fo.

Menanggapi hal tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah memahami peran strategis PLN Batam sebagai penyedia energi utama bagi masyarakat umum, kawasan industri, hingga pulau-pulau di sekitar Batam. Bahlil menegaskan komitmen pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk terus mengupayakan struktur harga energi yang kompetitif bagi PLN Batam maupun Independent Power Producer (IPP). Ia menekankan pentingnya dukungan keekonomian energi untuk menjaga keberlanjutan pelayanan publik, mengingat PLN Batam sebagai anak perusahaan BUMN tidak menerima subsidi maupun kompensasi dari pemerintah.

Baca juga :  150 Rumah Relokasi di Tanjung Banon Telah Teraliri Listrik

Dukungan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk: • Memperkuat keekonomian sektor energi, • Memastikan kecukupan pasokan gas bagi pembangkit, dan • Menjaga daya saing kawasan industri Batam sebagai salah satu motor ekonomi nasional. Komitmen tersebut dianggap sangat penting untuk mewujudkan ekosistem energi yang efisien, berkelanjutan, dan mendukung perkembangan industri.

Menutup pertemuan, Kwin Fo menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap upaya menjaga keandalan energi di Batam. “Dukungan pemerintah terhadap optimalisasi harga gas bagi PLN Batam menjadi dorongan penting dalam menjaga stabilitas energi bagi masyarakat dan dunia usaha.

Kami akan terus menghadirkan pasokan listrik yang andal, efisien, dan kompetitif, sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi nasional,” ujar Kwin Fo. Ia menegaskan bahwa PLN Batam akan terus melanjutkan transformasi internal, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat ekosistem ketenagalistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepulauan Riau di masa mendatang.(*)